Mengenang Syaikh Tarbiyah, Ustadz Rahmat Abdullah
Senin, 30 Juni 2008 | Pkl. 16:00:02 WIB | 141 kali dibaca
Seonggok kemanusiaan terkapar.
Siapakah…
yang mengaku bertanggung jawab?
Bila semua pihak menghindar,
biarlah saya yang menanggungnya,
semua atau sebagiannya…
(Ust. Rahmat Abdullah)
Subhanalloh… sebuah kalimat yang penuh kekuatan. Kekuatan seorang ksatria, kekuatan kehidupan!
Sungguh, amat jarang kujumpai pemimpin di negeri ini berkata demikian. Bukan sebatas kata, tapi benar-benar dilakukan di tiap langkahnya yang dalam.
Sering ‘ku menggeleng membaca tulisan-tulisanmu. Tak mengerti. Terlalu rumit dan berat untukku yang sarjana. Padahal kau hanya lulusan SD dari sekolah formal!
“Saya mencintai sastra dan suka membuat puisi,” katamu. Baca tulisan ini selengkapnya »


Merendahlah,
Alhamdulillah… akhirnya bisa juga mengunggah berkas anti-virus PCMAV 1.4 ini. Maaf karena kesibukan yang amat sangat, memaksa saya sedikit terlambat dalam berbagi berkas anti-virus yang saya miliki ini. Tapi insya Alloh mulai dari




